Jumat, 28 Oktober 2011

ILMU BUDAYA DASAR

ILMU BUDAYA DASAR


Mata kuliah Ilmu Budaya Dasar merupakan mata kuliah yang membahas dasar-dasar permasalahan manusia dalan kehidupan sehari-hari. Entah itu masalah perasaannya, masalah dengan lingkungan sekitarnya, ataupun masalah yang menyangkut dengan adat budaya. Mata kuliah ini sangat mencakup luas dan tidak akan ada habisnya saat membahas masalah-masalah dalam kehidupan manusia.

Diharapkan kepada mahasiswa-mahasiswi untuk dapat menerapkan konsep-konsep yang dipelajari dimata kuliah IBD ini, konsep dasar yang menyangkut kepada nilai sikap moral disekeliling lingkungannya, entah itu lingkungan perkuliahan, lingkungan bergaul dengan teman-teman, lingkungan keluarga, ataupun lingkungan masyarakat luas. Dan diharapkan pula dengan mendapatkan mata kulian IBD ini, para mahasiswa-mahasiswi dapat pengetahuan yang luas dalam merangkai kata-kata yang baik di dalam pergaulannya sehari-hari di lingkungan sekitarnya, agar tidak terjadi salah paham karena salah merangkai kata-kata.

Selain itu pula diharapkan saat menerapkan mata kuliah ini, mahasiswa-mahasiswi dapat memperlihatkan minatnya serta berfikir tentang apa saja yang terjadi disekitar lingkungannya dan di luar lingkungannya yang belum dia tahu, serta menerjemahkan apa yang dikerjakannya dan mengapa ia harus mengerjakan itu. Bersedia berfikir dengan hati yang terbuka tentang nilai-nilai yang dianutnya apakah itu semua dapat dibenarkan untuk dirinya sendiri atau tidak, dan keberanian secara moral untuk mempertahankan atas kebenaran nilai-nilai yang dianutnya.

          Ilmu Budaya Dasar sebagai sebagian dari Mata Kuliah Dasar Umum, maksudnya mata kuliah IBD ini merupakan mata kuliah wajib yang harus dan mesti diberikan kepada mahasiswa-mahasiswinya di semua perguruan tinggi yang bertujuan untuk menghasilkan mahasiswa-mahasiswi yang berkualitas baik sebagai warga negara saat sudah sarjana nanti. Warga negara yang mempunyai jiwa pancasila sehingga keputusannya dan tindakannya mencerminkan nilai-nilai pansila, serta berintegritas yang tinggi. Bersikap dan bertindak sesuai dengan ajaran agamanya yang dianut, dan memiliki tenggang rasa dan saling menghormati menghargai terhadap pemeluk agama lain.

          Memiliki wawasan bergaul yang luas yang tidak terbatas dan pendekatan integral di dalam menyikapi permasalahan kehidupan, baik sosial, ekonomi, politik, kebudayaan, maupun pertahanan keamanan. Serta memiliki wawasan budaya luas tentang kehidupan bermasyarakat, baik secara bersama-sama maupun berperan serta dalam meningkatkan kualitasnya.

          Ilmu Budaya Dasar secara sederhana dapat didefinisikan sebagai ilmu pengetahuan dasar dan pengetahuan umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Istilah ilmu budaya dasar berkembang di Indonesia untuk menggantikan istilah Basic Humanities. Adapun istilah Humanities itu sendiri berasal dari bahasa Latin yaitu Humanus yang berarti manusia, berbudaya, dan halus. Dengan demikian dapat diartikan bahwa The Humanities berkaitan dengan nilai-nilai manusia yaitu Homo Humanus (manusia berbudaya), mereka harus mempelajari tentang perkembangan si manusia itu sendiri.

Kelompok-kelompok pengetahuan budaya tersebut terkelompokan dalam kelompok tiga besar, yang pertama Ilmu-ilmu Alamiah (natural science), yaitu ilmu yang bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta dengan menggunakan metode ilmiah untuk mengkajinya, caranya ialah dengan menentukan hukum yang berlaku yang berkaitan dengan keteraturan tersebut lalu dibuat analisis, dan hasil analisis itu kemudian digeneralisasikan, lalu dibuat prediksi. Yang termasuk ilmu-ilmu alamiah ialah astronomi, fisika, kimia, biologi, kedokteran, dan mekanik.

Yang kedua yang termasuk kelompok pengetahuan Budaya adalah Ilmu-ilmu Sosial (social science), yang dimaksud dengan tersebut ialah ilmu yang bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam hubungan antar manusia, metode yang digunakan adalah metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah. Namun, hasil yang diberikan belum tentu sepenuhnya benar, mungkin hanya mendekati atau hampir benar, hal ini dikarenakan hubungan antar manusia itu tidak dapat berubah dari satu waktu ke waktu. Kelompok ilmu-ilmu sosial adalah ekonomi, sosiologi, politik, demografi, psikologi, dan lain-lain.

Dan Pengetahuan Budaya (the humanities) adalah kelompok ketiga besar yang masuk dalam kelompok-kelompok pengetahuan budaya. Yang bertujuan memahami dan mencari arti dari kenyataan besar yang bersifat manusiawi. Kelompok tiga ini menggunakan metode pengungkapan peristiwa dan pernyataan yang bersifat unik lalu diartikan. Metode ini sedikit dipengaruhi dari metode ilmiah, walaupun sebenarnya metode ini tidak ada sangkut pautnya dengan metode ilmiah.

Ilmu Budaya Dasar yang telah dituliskan di atas bertujuan untuk mengusahakan yang dapat memberikan pemahaman dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk menggali dan disajikan masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Dan ilmu budaya dasar ini, sebenarnya tidak hanya ditujukan kepada mahasiswa-mahasiswi yang bersekolah di perguruan tinggi, namun untuk semua kalangan. Karena pada dasarnya ilmu budaya perlulah semua orang dapat mempelajarinya. Hanya saja yang besar dari mereka mempelajari ilmu dasar ini, cara mendapatkannya yaitu dari perguruan tinggi.

Untuk bisa menjangkau tujuan tersebut IBD diharapkan dapat mengusahakan kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan budaya, sehingga mahasiswa lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru diketahuinya (asing), diharapkan memberi pendangan yang lebih luas pada mahasiswa tentang masalah kemanusiaan dan budaya serta mengembangkan budaya kritis mereka terhadap persoalan yang menyangkut manusiaan dan budaya tersebut.

Selain itu mahasiswa-mahasiswi diharapkan dapat mengusahakan sebagai calon pemimpin bangsa dan Negara, ahli dalam bidang disiplin masing-masing sehingga tidak jatuh ke dalam sifat kedaerahan dan perkotaan yang ketat. Serta diharapkan dapat mengusahakan wahana komunikasi para akademis agar mereka lebih dapat berdialog dengan tata bahasa yang lebih bagus dan menarik.

Berhubungan dengan definisi dan tujuan dari dipelajarinya Ilmu Budaya Dasar, ilmu ini mempunyai ruang lingkup tersendiri. Dua masalah pokok bisa dipakai sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup kajian mata kuliah Ilmu Budaya Dasar, yaitu :
1.                         Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya yang dapat didekati dengan pengetahuan budaya, baik dari segi penilaian keahlian masing-masing.

2.                         Hakekat manusia yang satu atau universal, akan tetapi yang beraneka ragam perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing zaman dan tempat. Dalam melihat dan menghadapi lingkungan alam, sosial, dan budaya, manusia tidak hanya mewujudkan kesamaan yang ada, akan tetapi juga ketidaksamaan mereka ungkapkan secara langsung merasa tidak seragam.

Menilai, mempertimbangkan, dan manelaah kedua masalah pokok yang bisa dikaji dalam mata kuliah IBD tersebut di atas, manusia tidak sebagai subjek akan tetapi sebagai objek pengkajian. Bagaimana hubungan manusia dengan alam, manusia dengan menusia, hubungan jelas dengan dirinya sendiri, nilai-nilai manusia, dan bagaimana hubungan manusia itu dengan Tuhannya.

Sehubung manusia adalah objek pengkajian pada mata kuliah IBD tersebut, terdapat delapan pokok bahasan yang beberapanya akan diperjelaskan :
1.     Manusia dan cinta kasih
2.     Manusia dan keindahan
3.     Manusia dan penderitaan
4.     Manusia dan keadilan
         5.     Manusia dan pandangan hidup 
6.     Manusia dan tanggung jawab serta pengabdian
7.     Manusia dan kegelisahan
8.     Manusia dan harapan

Kedelapan pokok bahasan di atas termasuk yang mencakup dalam pengetahuan budaya. Perwujudan apa yang dimaksud dengan manusia dan cinta kasih, dengan menilai dasar pada seni yang dilihatnya, atau musik yang dirasanya indah, dan begitu pun dengan pokok bahasan yang lainnya.

          Suatu karya mungkin dapat mengungkapkan lebih dari satu masalah. Pada cerita pendek misalnya, dapat mengungkapkan masalah percintaan, penderitaan, keadilan, dan pandangan hidup sekaligus. Ilmu Budaya Dasar bukan merupakan ilmu sastra, ilmu tari, ilmu musik, ilmu filsafat, ataupun ilmu lainnya. IBD hanya mempergunakan karya-karya yang terdapat dalam pengetahuan budaya untuk mendekati masalah-masalah kemanusiaan dan budaya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar